Jeritan Hati

Kisah cerita yang aku buat begitu sangat rumit awalnya sunguh indah dan menyenangkan tapi akhirnya akupun tersadar denga apa yang aku lakukan aku harua bangun dari tidur ku dan melihat bahwa aku harus bertahan semua adalah pilihan bagai mana cara aku untuk bertahan dan melihat pengalaman menjadikan aku banyak belajar sakit yang ku punya menjadikan ku begitu kuat hingga membuat aku akhirnya terluka. Ingin sekali melihat hal yang indah rasa yang aku punya begitu berantakan semua menjadi tak terkendalikan akhirnya akupun terluka kembali dan aku harus membayar semua rasa ini dengan keteguhan hati. Semua orang punya rasa semua orang punya ketulusan namun tak semua orang bisa menunjukan ketulusan itu. Entah bagaimana cara ku untuk berlari sejauh mungkin cara ku untuk keluar dari ini semua aku ingin pergi dan menjauh dari semua ini tapi aku terlalu takut untuk keluar. Tapi jika sebelumnya aku bisa menghadapi situasi seperti ini maka sekarangpun pasti aku bisa melewati semuanya dengan atau tanpamu.

By. ErpEge

Iklan

Tentang Rasa part IV

imageIni adalah hadiah pertama yang Pita dapat darinya boneka ini begitu mengemaskan selalu tersenyum walau apapun yang terjadi, rambutnya yang ikal dengan sayap di belakangnya membuat boneka ini begitu mirip dengannya seperti boneka ini adalah gambaran dari dirinya. Melihat dari sisi yang lain dia biasa saja tapi ia selalu punya banyak kejutan yang membuat Pita tersenyum selalu punya banyak cara untuk melihatnya jauh lebih dekat. Begitu nyaman berada di dekatnnya membuat Pita lupa akan semua hal yang pernah terjadi didalam hidupnya. Dia selalu tau bagaimana cara untuk Pita agar tersenyum kembali selalu punya tempat yang nyaman untuknya melepaskan semua kepenatan yang ada terkadang terbesit di pikirannya mengapa ini bisa menjadi sempurna apakah ini begitu nyata atau hanya akan menjadi bayangan semu semata saja selalu berharap ini adalah nyata tapi ternyata tidak untuk sekarang semua ini hanyalah mimpi yang entah kapan bisa terwujud satu hal yang membuat Pita bahagia yaitu akhiarnya dia menemukan apa yang ia cari selama ini akhirnya ia sadar apa yang terjadi sekarang walaupun semua sudah terlambat tapi Pita selalu percaya bahwa kebahagiaan yang ia cari akan segera datang walaupun tak akan pernah tau kapan itu akan datang kembali.

By. ErpEge

Positif itu baik.

Cara mereka memandang memang sudah benar tapi mereka hanya memandang dari jarak jauh saja sehinga membuat kesalah pahaman pun terjadi. Apa yang terlihat belum tentu sama dengan apa yang terjadi sebenarnya pemikiran-pemikiran yang negatif itu membuat mereka menjadi bertingkah negatif pula. Mengapa setiap orang selalu berfikiran dari sudut pandang saja dan berakhir dengan resepsi yang negatif jarang sekali ada orang yang berfikir positif sehingabakan membuat itu menjadi positif juga. Apakah orang yang seperti itu terpengaruh oleh lingkungannya atau memang begitulah cara mereka berfikir. Memulai semua dengan pemikiran  positif memang terkadang sulit untuk di lakukan tapi jika kita bisa melakukannya bukankah berarti kita sudah bisa melawan diri kita sendiri walau cuma sedikit tapi itu berguna untuk mensehatkan pikiran kita dari hal yang buruk. Mulailah perubahan dari diri kita sendiri sampai semua bisa berubah menjadi hal yang positif. Terus semagat dan jagan pernah menyerah dengan keadaan di sekitar kita.

By. ErpEge

Tentang Rasa part II

Aku terbangun dari tidur ku yang lelap mulai membuka mata dan melihat kesegala arah semua tampak gelap gulita aku terdiam sejenak dan bertannya pada diri ku sendiri

“apakah ini masih larut malam mengapa aku tiba-tiba terbangun begitu saja”

Akhirnya Pitapun mencoba untuk tertidur kembali berusaha untuk memejamkan mata kembali, beberapa saat berlalu tapi Pita tak juga bisa tertidur entah apa yang membuat nya tak bisa tidur rasa gelisahpun muncul  dalam fikiran nya rasannya begitu tak  tenang

“perasaan apa ini” Pita bertannya  pada dirinya sendiri namun dia tak mendapatkan jawabannya.

Akhirnya  Pita memutuskan untuk bangun dan pergi ke  dapur untuk mengambil segelas air putih  berharap perasaannya akan membaik setelah selesai dia kembali kekamarnya dan  melamun sambil terduduk diam begitu sepi sekali malam itu bahkan Pita tak mendengar suara apapun semua orang sedang terlelap dalam tidurnya. Pita berfikir apa ini rasanya begitu sakit perasaan yang tak menentu kadang dia dapat tersenyum tanpa menghiraukan perasaan ini tapi kadang perasaan ini tak bisa dia hiraukan begitu saja tiba-tiba ada air menetes di pipinya dia terdiam

“apa aku menangis, tapi kenapa” bertannya pada dirinya. Semakin sering dia bertannya pada dirinya semakin banyak air mata yang terjatuh.

Tentang Rasa

“Tak pernah ku bayangkan ini akan terjadi kembali rasa yang sempat hilang kini telah datang kembali antara harus senang atau sedih lalu bagaimana caranya untuk berhadapan dengan situasi seperti ini. Rasa senang yang di sertai dengan kegelisahan dan rasa yang begitu takut pun tejadi kembali semua rasa menjadi satu kebinggungan pun terjadi perasaan tak tenang pun tak bisa di hindari rasanya tak ingin melalu prosess yang melelahkan ini  ingin sekali di lewatkan saja tapi sepertinnya tidak mungkin bisa untuk di  lewati begitu saja dan pasti akan mampu untuk melewatkannya”

Begitulah yang Pita  tulis di buku hariannya ia menatap langit biru yang cerah dari jendela kamarnnya dengan mata yang berkaca-kaca dan menatap dengan penuh harapan. Kehidupan yang penuh dengan cerita akan ia alami di hari-hari selanjutnya dengan penuh harapan Pita bangkit dari duduknya dan pergi keluar rumah untuk melakukan pekerjaan seperti biasannya.
“hari ini cerah sekali” ia berkata sambil tersenyum dan berharap akan ada pelajaran baru di hidupnya.

Melihat jam yang sudah hampir siang Pita pun bergegas pergi untuk bekerja seperti biasa ia harus melewati jalan yang padat dengan kendaraan yang lainnya cemas karna macetnya jalan akan buat ia terlambat siang ini untuk sampe di kantor.

Kenapa Perempuan mudah menagis?…

Note: Di bawah ini hanyalah sebagai pengetahuan kepada anda sekalian untuk mengetahui kenapa perempuan mudah menangis. Supaya bagi mereka-mereka yang lelaki tahu, kenapa teman wanita mereka terlalu mudah untuk mengalirkan air mata sekiranya berlaku sesuatu dalam perhubungan.

Suatu hari, seorang anak bertanya kepada ibunya, “Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibunya menjawab, “Sebab ibu adalah perempuan, nak.”

“Saya tidak mengerti ibu,” kata si anak.

Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kau memang tak akan mengerti…”

Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya. “Ayah, mengapa ibu menangis?”
“Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas,” sang ayah menjawab.

“Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan.”

Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, “Ya Allah, mengapa perempuan mudah menangis?” Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar
jawapannya:

“Saat Ku ciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.

Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

“Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila dia telah membesar.

“Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

“Ku berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah.

“Kuberikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam apa jua keadaan dan situasi. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak- anak yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didakap dengan lembut olehnya.

“Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sukar dan menjadi pelindung baginya.
Sebab bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak..?

“Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyedarkan bahawa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai isterinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.

“Dan akhirnya, Kuberikan wanita air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat dia gunakan bila-bila masa pun dia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, kerana sebenarnya air mata ini adalah “air mata kehidupan.”

Artikel ini telah dilesenkan di bawah Creative Commons License 2.5 – Malaysia. Anda dibenarkan untuk menyalin dan menerbitkan artikel ini, dan anda mesti mengiktiraf bahawa artikel ini adalah hak milik Tentang Cinta dengan meletakkan linkback ke artikel “Kenapa perempuan mudah menangis?” atau kredit kepada “Tentang Cinta”.

Pertumbuhan janin ku yang pertama

senangnya saat tau bahwa ada kehidupan di dalam tubuhku sempat tak percaya dan kaget tapi senang sekali melihatnya bisa tumbuh dan berkembang di dalam tubuhku. Saat pertama kali di USG saya merasa tegang dan panik karna ini adalah kehamilan saya yang pertama setelah di perlihatkan letak dan bentuk janin seperti tidak percaya berada didalam perut ini rasanya senang sekali melihat janin yang sudah mulai mendetakkan jantungnya. Rasanya hamil tampak tak ada apa-apa di dalam tubuh mungkin belum terasa karena masih terlalu kecil tapi mulai sekarang aku harus lebih berhati-hati karena sudah ada kehidupan yang baru yang harus saya jaga baik-baik. Pada saat diberitaukan bahwa saya sedang hamil mulailah banyak keluhan dalam tubuh ini mulai dari mual, pusing, susah makan, gampang marah, pokonya ga enak badan pinginnya males-malesan dan hanya tidur apa lagi kalo harus minum obat rasanya baru liat saja sudah mual tapi aku harus tetap semagat untuk menjalani ini semua karena ini adalah masa-masa yang sangat menyenangkan dan sangat di dambakan oleh setiap wanita karena sebentar lagi aku kan menjadi seorang ibu.

Baca lebih lanjut